Selamat datang di Narranova Creative Publisher
Izinkan Kami Menggugat Negeri ini, Tuan
Buku Fiksi

Izinkan Kami Menggugat Negeri ini, Tuan

oleh Fathur Rahman Abu

2026
308
-
Di tempat-tempat yang jauh dari pusat kekuasaan, mimpi tumbuh dalam diam. Di antara kebun, musim panen, dan kesabaran yang terus diminta, namun jarang dihargai. Rasyid dan sahabat-sahabatnya adalah anak-anak dari Timur yang belajar mencintai negeri ini dengan cara paling jujur: belajar, berharap, dan bertahan. Bagi mereka, pendidikan bukan sekadar cita-cita, melainkan perjuangan panjang melawan jarak, […]
Baca Sinopsis Lengkap

Tentang Buku Ini

Di tempat-tempat yang jauh dari pusat kekuasaan, mimpi tumbuh dalam diam. Di antara kebun, musim panen, dan kesabaran yang terus diminta, namun jarang dihargai. Rasyid dan sahabat-sahabatnya adalah anak-anak dari Timur yang belajar mencintai negeri ini dengan cara paling jujur: belajar, berharap, dan bertahan. Bagi mereka, pendidikan bukan sekadar cita-cita, melainkan perjuangan panjang melawan jarak, kemiskinan, dan ketidakpedulian. Setiap langkah menuju sekolah adalah pertaruhan. Setiap mimpi adalah keberanian. Ketika keberangkatan berarti meninggalkan keluarga, kampung halaman, dan masa kecil, mereka dipaksa dewasa terlalu cepat. Saat mimpi harus menunggu musim, dan harapan sering dipatahkan keadaan, mereka belajar bahwa diam bukan berarti menyerah, diam pun bisa menyimpan perlawanan.Novel ini bukan kisah tentang kebencian pada negeri sendiri. Ia adalah cerita tentang cinta yang terlalu lama diabaikan. Tentang suara-suara kecil yang tak pernah masuk pidato. Tentang mimpi-mimpi yang dianggap berisik hanya karena lahir dari pinggiran.Melalui perjalanan Rasyid, pembaca diajak menyusuri luka, kehilangan, dan keteguhan anak-anak yang tetap percaya pada masa depan, meski berkali-kali dipaksa menundanya. Karena terkadang, satu-satunya cara untuk tetap hidup di negeri ini bukanlah dengan diam, melainkan dengan berani menggugat; bukan untuk meruntuhkan, tetapi untuk mengingatkan: bahwa di sudut-sudut negeri ini, masih ada anak-anak yang ingin cerdas, ingin pulang dengan harapan, dan ingin diakui sebagai bagian dari masa depan.

Buku Lainnya

Antologi Pantun: Berpantun untuk Negeri
Baca Selengkapnya
Buku Fiksi

Antologi Pantun: Berpantun untuk Negeri

oleh Tim Penulis Antologi Pantun

Antologi Puisi: Kembali
Baca Selengkapnya
Buku Fiksi

Antologi Puisi: Kembali

oleh Tim Penulis Antologi Puisi Unindra